Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Jadwal Pengumuman TKA SD-SMP 2026: Cara Cek dan Kategorinya

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP tahun 2026 akan diumumkan pada Selasa, 26 Mei 2026. Pengumuman ini menjadi perhatian bagi siswa dan orang tua di seluruh Indonesia. (26/05/2026)

TKA tidak bersifat wajib dan tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Asesmen ini ditujukan untuk memahami kondisi capaian akademik murid secara riil.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa TKA membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam perbaikan pembelajaran. Hal ini dilakukan agar perbaikan dapat dilakukan secara lebih terarah.

“TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah,” ujar Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah).

Article ad in the middle of article

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menambahkan bahwa TKA berfungsi sebagai alat diagnosis nasional. Ini bertujuan untuk membaca kemampuan akademik murid secara adil, kontekstual, dan berkelanjutan.

“TKA dirancang sebagai alat diagnosis nasional untuk membaca kemampuan akademik murid secara lebih adil, kontekstual, dan berkelanjutan.” ujar Toni Toharudin (Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan).

Toni juga menjelaskan bahwa data TKA akan menjadi titik awal untuk perbaikan, bukan titik akhir. Hasilnya akan digunakan untuk memperkuat pembelajaran mendalam, penyempurnaan kurikulum, serta peningkatan kualitas proses belajar-mengajar.

“Data TKA menjadi titik awal untuk perbaikan, bukan titik akhir. Hasilnya akan digunakan untuk memperkuat pembelajaran mendalam, penyempurnaan kurikulum, serta peningkatan kualitas proses belajar-mengajar,” ujar Toni Toharudin (Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan).

Seluruh proses asesmen akan dilaksanakan berbasis komputer. Pelaksanaan ini memperhatikan kesiapan infrastruktur dan kondisi daerah, dengan mekanisme penyesuaian untuk mengantisipasi kendala teknis.

“Seluruh proses asesmen akan dilaksanakan berbasis komputer dengan memperhatikan kesiapan infrastruktur dan kondisi daerah. Mekanisme penyesuaian akan disiapkan untuk mengantisipasi kendala teknis di lapangan,” ujar Toni Toharudin (Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan).

Berbeda dengan sistem ujian nasional sebelumnya, hasil TKA tahun ini tidak dapat diakses langsung secara mandiri oleh siswa melalui akun pribadi. Nilai TKA akan dikirimkan terlebih dahulu kepada pihak sekolah masing-masing.

Setelah menerima data, sekolah akan melakukan proses verifikasi dan penandatanganan dokumen pertanggungjawaban. Selanjutnya, sekolah akan membagikan sertifikat hasil TKA kepada siswa.

Hasil TKA tidak dicantumkan dalam ijazah. Sebaliknya, informasi tersebut akan dimuat dalam Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SKTKA) yang diterbitkan resmi oleh Kemendikdasmen. SKTKA ini merinci skor nilai dan kategori capaian murid secara mendalam.

Masyarakat dapat memantau perkembangan dan statistik TKA 2026 melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. TKA tahun ini diikuti oleh hampir seluruh siswa SD dan SMP di Indonesia.

Tingkat partisipasi mencapai 98,5 persen untuk jenjang SD dan 97,2 persen pada tingkat SMP. Angka ini belum termasuk peserta ujian susulan yang berlangsung dari 11 hingga 19 Mei 2026.

Sistem penilaian TKA SD dan SMP menggunakan rentang skor 0 hingga 100. Nilai akhir peserta merupakan hasil pengolahan seluruh jawaban selama ujian, khususnya pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.

Selain skor angka, hasil TKA juga dibagi ke dalam tiga kategori penilaian: Baik, Memadai, dan Kurang. Peserta dengan capaian sangat tinggi berkesempatan memperoleh predikat khusus.

Siswa SD dan SMP yang berhasil meraih nilai minimal 95 pada setiap mata pelajaran akan mendapatkan predikat “Istimewa”. Predikat ini merupakan bentuk apresiasi atas capaian akademik peserta selama pelaksanaan TKA 2026.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi, hasil TKA diharapkan mampu menjadi gambaran kemampuan akademik siswa. Ini juga berfungsi sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Article ad after last paragraph