HARIANEXPRESS, PONOROGO – Universitas Darussalam Gontor mengukuhkan empat guru besar baru dalam rapat senat terbuka guna memperkuat mutu akademik dan persiapan program doktoral.
Pengukuhan yang berlangsung di Aula Kampus UNIDA Gontor Ponorogo ini menambah jumlah guru besar universitas tersebut menjadi enam orang.
Keempat akademisi baru tersebut merupakan alumni Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah Pondok Modern Darussalam Gontor.
Para profesor yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Drs. H. Sujiat Zubaidi, M.Ag. di bidang Ulumul Quran dan Prof. Dr. Drs. H. Nur Hadi Ikhsan, MIRKH di bidang Tasawuf.
Selain itu, dikukuhkan pula Prof. Dr. H. Syamsuddin Arif, B.Sc., M.A. di bidang Filsafat Islam Abad Pertengahan serta Prof. Dr. H. Akhmad Affandi Mahfudz, B.Ec., M.Ec. di bidang Ekonomi dan Keuangan Islam.
“Empat-empatnya ini adalah alumni KMI Pondok Modern Gontor. Dan ke depan kita tentu akan panen guru besar,” ujar Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi (Rektor UNIDA Gontor) di Kabupaten Ponorogo, Ahad (27/09/2026).
Rektor menjelaskan bahwa keberadaan guru besar sangat krusial bagi rencana pembukaan program studi doktor baru di kampus.
Pihak universitas menargetkan ke depan setiap program studi didukung oleh kapasitas akademik yang memadai dari para profesor.
“Kami ingin menciptakan guru besar dari kampus sendiri. Karena untuk pengembangan program doktoral, setiap program studi membutuhkan dukungan guru besar yang memadai,” ujar Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi (Rektor UNIDA Gontor) kepada ANTARA, Senin (28/09/2026).
Sebelumnya, UNIDA Gontor telah memiliki dua guru besar yaitu Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi yang dikukuhkan pada 12 Februari 2022.
Profesor kedua adalah Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.Ag. yang dikukuhkan di bidang Filsafat Ilmu pada 7 Juli 2025.
Salah satu guru besar yang baru dilantik, Prof. Syamsuddin Arif, menyampaikan orasi ilmiah berjudul “On Islamic Philosophy, Mind (‘Aql), and the Question of Originality”.
Beliau merupakan pakar filsafat Islam lulusan ISTAC-IIUM yang menguasai berbagai bahasa asing dan telah melahirkan banyak karya ilmiah.
“Dosen-dosen yang sekarang masih muda-muda. Ya, jangan meniru yang tua-tua, ya. Saya menjadi guru besar sudah umur 60. Yang muda-muda segera ya, makalah-makalah jurnal ya, hari ke hari ditulis,” ujar Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi (Rektor UNIDA Gontor) di Kabupaten Ponorogo, Ahad (27/09/2026).
Langkah penambahan guru besar ini diharapkan dapat menjawab berbagai tantangan akademik di masa depan.
Seluruh sivitas akademika diajak berkolaborasi erat demi meningkatkan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan.
Sumber:
- https://jatimnow.com/amp/baca-87869-unida-gontor-tambah-4-profesor-rektor-bidik-panen-guru-besar-untuk-buka-s3
- https://surabaya.kompas.com/read/2026/09/28/081812778/unida-gontor-kukuhkan-4-guru-besar-rektor-ke-depan-kita-akan-panen-guru?page=all
- https://jatim.antaranews.com/berita/1102544/unida-gontor-ponorogo-tambah-empat-guru-besar
- https://ponorogo.inews.id/amp/718873/unida-gontor-ponorogo-kukuhkan-4-profesor-rektor-targetkan-pembukaan-s3
- https://pwmu.co/catatan-dari-pengukuhan-prof-syamsuddin-arif-sebagai-guru-besar-unida-gontor/











