HARIANEXPRESS, EDU – F1 Preschool bersama Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan menggelar kuliah tamu di Medan, Senin (28/9/2026).
Kolaborasi melalui kegiatan bertajuk Campus Hiring ini mengusung tema “Next Gen, Next Strategy: Guru Adaptif di Era Alpha & Beta.”
Melalui subtema “Kenali Dunia Mereka, Upgrade Cara Mengajarmu“, forum tersebut mendorong para mahasiswa serta calon pendidik untuk memahami pergeseran pendekatan pembelajaran yang sejalan dengan perkembangan zaman.
Kepala Sekolah F1 Preschool, Putri Utami Br Sembiring atau Ms Putri, memaparkan bahwa Generasi Alpha dan Generasi Beta tumbuh dalam lingkungan yang terpapar erat oleh teknologi, arus informasi, serta perubahan sosial yang dinamis.
“Kondisi tersebut menuntut pendidik tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memahami karakter peserta didik, membangun komunikasi yang efektif, serta menciptakan pengalaman belajar yang relevan dan bermakna,” ucapnya.
Kegiatan di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan (UNIMED) ini sekaligus mempererat relasi antara dunia perguruan tinggi dan dunia kerja pada sektor pendidikan anak usia dini. Lembaga pendidikan ini turut merancang penandatanganan kerja sama resmi.
“Dalam kegiatan tersebut turut direncanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) antara PG-PAUD FIP UNIMED dengan F1 Preschool,” jelasnya.
Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat sinergi kedua institusi dalam mendukung kapasitas calon guru adaptif.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan menjadi penting karena mahasiswa tidak hanya membutuhkan pemahaman teoritis, tetapi juga kesempatan untuk mengenal secara lebih dekat dinamika dunia pendidikan yang sesungguhnya,” bebernya.
Sejumlah akademisi dan praktisi hadir sebagai narasumber, yakni Peny Husna Handayani selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) PG-PAUD FIP UNIMED, Prof. Zainuddin Muchtar selaku Dekan FIP UNIMED, Nanda Riztia Paiss selaku Ketua Yayasan Fisi Edukasi Indonesia, serta Putri Utami Br Sembiring.
“Kehadiran akademisi dan praktisi dalam satu forum memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai tantangan pendidikan, kebutuhan lembaga pendidikan, serta kompetensi yang perlu dipersiapkan oleh calon guru,” katanya.
Selain memberikan wawasan mendalam mengenai karakter peserta didik masa depan, program ini membuka akses rekrutmen kerja secara langsung melalui sesi Walk-in Interview di lingkungan kampus. F1 turut mengenalkan program F1 Starter Career sebagai sarana penguatan profesionalisme awal para calon pengajar.
“Melalui program Campus Hiring, peserta dapat memperoleh informasi mengenai peluang karier di bidang pendidikan sekaligus mengikuti Walk-in Interview secara langsung di Kampus Universitas Negeri Medan,” ungkapnya.
Penggabungan aspek akademis dan industri kerja ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan kesiapan praktis dalam menjawab tuntutan ruang kelas nyata.
“Kemajuan sebuah bangsa tidak terlepas dari kualitas pendidikannya. Pendidikan yang berkualitas membutuhkan ekosistem yang terus berkembang dan pendidik yang bersedia untuk belajar, beradaptasi, serta memahami perubahan zaman,” jelasnya.
Melalui program edukatif ini, F1 Course Learning Center bersama F1 Preschool mengajak mahasiswa memandang profesi pengajar secara lebih mendalam sebagai figur pembentuk generasi penerus bangsa.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ketika dunia anak terus berubah, cara mendampingi mereka juga perlu berkembang,” pungkasnya.









